JANGAN LEWATKAN PROMO HARI INI!

Ini kisah perjuangan saya menemukan rahaasia menjadi langsinnng..

Ini kisah perjuangan saya menemukan rahasia menjadi langgggsingg... Baca sampai tuntas ya.. 😘
---------- ----------
Ditulis Oleh: Riska Amalia
Rabu, 4 Desember 2019
Jakarta - Ini adalah kisah dari Riska Amalia, seorang perempuan dengan berat 65 Kg di usianya yang ke-33 dan sangat dekat dengan masalah kesehatan yang sulit disembuhkan. Riska sadar bahwa ia memiliki impian jangan sampai menjadi perempuan gemuk yang menderita diabetes. Maka ia memilih jalan yang lain.

"Saya tahu saya harus melakukan sesuatu yang ekstrem. Saya harus menormalkan BB karena saya sudah merasa sangat terganggu. Saya bahkan kesulitan menutup risleting celana panjang saya. Bahkan ukuran celana-celana saya akan menjadi terlalu kecil dalam waktu dekat. Saya mengganti ukuran hem secara rutin karena berat yang terus bertambah," ujar Riska.

Riska juga mengaku sedikit kesulitan mencari pakaian yang pas. Kaos XL tidak cukup dan bagian bawah pakaian menjadi sangat ketat saat duduk. Ia pun merasa tidak nyaman saat tidur. Saat berbaring di sofa atau kasur, Riska merasa seperti paus terdampar.

"Saya seperti ini karena beberapa alasan, salah satunya karena paska melahirkan anak pertama badan saya sulit sekali kembali ke berat awal. Saya malas berolahraga, bahkan tidak pernah berlari 200 meter tanpa henti dan selalu berjalan sangat lambat setiap kali berpergian. Di tahun 2018, berat saya mencapai 72 kg dan hampir terkena diabetes," katanya.
Akhirnya Riska memutuskan untuk mulai mengubah gaya hidup karena ia sangat khawatir dengan suaminya.
"Saya tidak ingin membuatnya menduda. Saya mulai dengan diet seperti biasa. Semua diet bekerja dengan prinsip yang sama, jika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori dari kalori yang dibakar, Anda akan turun berat badan. Tapi karena alasan yang tidak diketahui, berat badan saya malah kembali naik dan bahkan bertambah," lanjutnya.
Setelah beberapa bulan melakukan diet, Riska menyadari bahwa penurunan kalori saja tidak cukup. Ia membutuhkan sesuatu yang lebih aktif dan efektif.

"Jadi saya pergi ke gym, tapi saya juga tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan. Terlalu banyak siksaan fisik dan psikologi. Terlalu banyak larangan untuk hal-hal yang saya sukai dan tetap tak berhasil. Semua ini membuat saya depresi," jelasnya.
Disclaimer: Hasil yang didapatkan bisa berbeda untuk setiap orang, tergantung dari kondisi tubuh dan metabolisme masing-masing.
Riska pun menceritakan kisahnya dulu yang setelah menjadi ibu rumah tangga dan melahirkan anak. Berat badan yang berusaha diturunkan, lanjut Riska, dengan kerja keras pun kembali bertambah 8 kilogram.

"Hidup saya jadi berantakan dan saat suami saya pergi meninggalkan rumah. Saya sadar kalau saya harus berjuang sendiri. Hidup saya dimulai kembali dengan pertemuan dengan ahli psikoterapi. Saya membayangkan betapa depresinya saya dulu: seseorang dengan berat 72 kg yang hanya bisa menangis. Saat itu saya menghapus air mata dengan sapu tangan, mengeluhkan betapa menyedihkan kehidupan yang saya jalani," ucapnya.

Riska mengaku semua masalahnya sudah jelas. Tanpa dokter pun, ia tahu bahwa secara psikologis, ia menderita karena kelebihan berat badan. Namun Riska membutuhkan solusi untuk masalah tersebut dan akhirnya menemukan jawabannya.

"Dokter favorit saya, dr. Herin Anggraeni M.Po, Med, memberikan solusi pada saya. Tidak, bukan pelatihan psikoterapi. Solusi dari semua masalah saya adalah segelas minuman Armoura. Saat saya menerima serbuk ini, saya tidak membayangkan kalau semuanya akan menjadi sangat mudah," ujarnya.
Armoura merupakan produk baru di bidang penurunan berat badan. Dengan mengonsumsi produk ini, Anda tidak perlu melakukan diet apapun. Komposisi dari Armoura sangat unik. Kandungan buah plumnya bekerja dengan mempercepat proses metabolisme dan membersihkan racun sehingga menurunkan berat badan dengan sangat cepat. Armoura bisa didapatkan secara online karena produknya belum dijual secara umum.

Hanya setelah 3 minggu, Riska terkejut dengan hasilnya karena ia berhasil turun 8,4 kg. Tubuhnya pun menjadi lebih kecil serta ideal.
"Napas yang pendek pun tidak terjadi lagi. Saya menjadi populer di mata para teman-teman gym dan arisan. Sebenarnya ini rahasia, tapi kepercayaan dirimu juga akan meningkat berkali lipat! Selain itu, saya tidak memiliki pantangan apapun. Bahkan pemalas pun bisa menurunkan berat badan seperti ini," katanya.

Riska juga menceritakan awalnya ia memakai kaus XL dan sekarang menjadi ukuran M. Berat badannya pun menjadi 57 kg, jauh lebih kurus dibandingkan sebelum menemukan produk ini.
"Sekali lagi, semua berkat Armoura sehingga saya berhasil turun ke 57 kg. Luar biasa, bukan?," ujarnya.

Pengalaman menurunkan berat badan ini mengajarkan Riska bahwa setiap orang bisa mencapai semua hal.

''Saya tidak pernah merasa lebih nyaman dan bahagia seperti sekarang! Satu-satunya tujuan dalam hidup saya adalah memperbaiki kesehatan fisik dan sekarang itu sudah tercapai," ucapnya.
Jangan tunda penurunan berat badan karena seseorang tidak akan sadar berat badannya akan naik 10 kg dalam setahun. Saat menyadarinya, semua sudah terlambat. Maka konsumsi Armoura.

Anda dapat memesan Armoura dengan menghubungi Admin via Whatsapp.

Hanya hari ini, Anda berkesempatan mendapatkan diskon besar.

Saatnya Tampil Percaya Diri, Ramping & Glowing..


KINCLONG tanpa REMPONG!

Kenapa Harus Dengan Armoura?